Postingan populer dari blog ini
Pembahasan soal PAT
NAMA: BAGAS ANDREANSYAH KLS:X MIPA1 No Absen:12 Pembahasan PAT Jawaban 1.6i+6j-9k 2. 5i+8j 3.-2+6 4.1:2 5. 20 6. a. b= (-3, 43+4.131.32) =-129+992 =863 7. √6 8.-i+j-2k 9. e=√²⁶ per 26:+5√26 per 26 j 10. Maka besar sudut antara a dan b adalah 120 derajat 11. X=60 derajat 12. 120 derajat 13. √7 14. (15,-7-6) =b> 15.-1 16. (17+6p) √34+x pangkat 2 per 34+x pangkat 2 17. 26/5 18. √11 19. N=1 20. 90 derajat 21. Vektor a=-i-8j-2k 22. √32 23. P=+5 24. 4-6i 25. i5 26. 7i 27. Jadi titik Q adalah (5, 4) 28. (40i-12j-4k) 29. 6/7 30. a=253, 5 derajat 31. 45 derajat 32. < (AB. CD) =60 33. U+v=260 34. B= (-19, 6) 35. 1/26 √26 36. M=-7 atau m=-2 37. 25 1/2 atau 25, 5 38. 34i 39. 4 40.-5/11√33
PROYEKSI ORTOGONAL DAN PANJANG PROYEKSI BERSAMA CONTOH SOAL NYA
Proyeksi merupakan ilmu yang mempelajari tentang cara pandang objek dalam ruang dimensi tiga dalam gambar di ruang dimensi dua. Cara ini mempermudah kita untuk melihat objek yang terletak di ruang dimensi tiga. Pada proyeksi vektor, objek yang diproyeksikan berupa vektor, baik itu panjangnya atau vektor itu sendiri. Proyeksi dibedakan menjadi beberapa jenis, di antaranya adalah proyeksi ortogonal, aksonometri, proyeksi miring (oblique), dan perspektif. Pada pembahasan proyeksi vektor kali ini hanya akan membahas mengenai proyeksi vektor ortogonal.

Komentar
Posting Komentar